Monday, August 7, 2017

Adakah yg menyebut Perancis adalah teroris?

Perancis mengumpulkan 400 ulama
dan memenggal kepala mereka di tengah penjajahan mereka atas Chad tahun 1917 (Chad - Mahmud Syakir halaman 73)
Ketika Perancis memasuki kota Aghwat di Al Jazair tahun 1852, mereka membakar sepertiga penduduk kota itu dengan api dalam satu malam.
Perancis telah melakukan 17 uji coba nuklir di Al Jazair mulai dari tahun 1960-1966 yg mengakibatkan jatuhnya korban dengan jumlah sekitar 27 ribu sampai 100 ribu orang.
Ketika Perancis hengkang dari Al Jazair tahun 1962, mereka telah menanam sejumlah ranjau yg lebih banyak daripada jumlah semua penduduk Al Jazair pada waktu itu, yakni sebanyak 11 juta ranjau.
Perancis menjajah Al Jazair selama 132 tahun, mereka telah membunuh 1 juta muslim pada tujuh tahun pertama setelah kedatangan mereka dan telah melenyapkan 1,5 juta pada tujuh tahun terakhir sebelum mereka hengkang. Jack Jourkey, sejarawan Perancis memperkirakan bahwa total orang yg dibunuh oleh Perancis di Al Jazair sejak kedatangannya tahun 1830 sampai hengkangnya tahun 1962 adalah 10 juta muslim.
Perancis menjajah Tunisia selama 75 tahun, Al Jazair selama 136 tahun, Maroko selama 44 tahun, Mauritania selama 60 tahun dan Senegal (berpenduduk 95% muslim) selama 3 abad.
Kini, Perancis adalah negara dengan tingkat Islamophobia yg tinggi. Kadang saya berfirasat bahwa takutnya Perancis kepada Islam diawali dari rasa takut atas perbuatannya sendiri. Mereka takut umat Islam akan membalas kekejaman mereka. Lalu, 'play victim'-lah mereka.
***
Satu pertanyaan saja, atas kekejian dan kebiadaban yg telah mereka perbuat, adakah yg menyebut Perancis adalah teroris?

Sumber: https://web.facebook.com/azzam.izzulhaq

No comments:

Post a Comment

KOMENTAR ANDA, MOTIVASI BAGI SAYA...!