Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam. Dari sabang sampai marauke memiliki kekayaan alam yang melimpah ruah dan beragam. Hutan, gunung, sawah, dan lautan adalah simpanan kekayaan Pertiwi. Namun itu adalah kebalikannya, sebenarnya Indonesia adalah miskin. “Indonesia sebetulnya negara yang kaya. Namun, sayangnya, kenyataannya justru sebaliknya. Negara ini bisa dibilang miskin, terutama nasib penduduknya,” kata Mantan Presiden BJ Habibie di harian Kompas 4 November 2009.
Sumber daya alam Indonesia yang tidak diolah dengan baik oleh manusia hanya akan menimbulkan masalah baru. Berapa banyak kerugian negara akibat kurangnya ilmu dalam mengolah sumber daya alam tersebut. Kerusakan hutan, polusi, sampai bencana alam adalah dari perbuatan manusia. "Saya sedih melihat 60 juta hektar hutan alam Indonesia tidak dikelola secara baik, sehingga banyak yang rusak," kata H. Probosutedjo, seorang pengusaha nasional, di harian Antaranews 7 Agustus 2007.
Percuma. Itulah kata yang keluar apabila pemerintah tidak segera mengambil langkah yang tepat, sementara itu hasil bumi Indonesia terus bertambah banyak. Memang iya ini akan menjadi daya tarik bagi manusia dari negara lain yang lebih berkompeten untuk mengolahnya, sehingga meraka meraih keuntungan. Tetapi ini membuat penduduk Indonesia menjadi semakin miskin karena hanya bisa memakai tanpa bisa memproduksi sendiri.
Kesalahan tidak serta merta ada pada pemerintah. Masing-masing elemen dari bangsa ini perlu mengoreksi diri. Sudah sejauh manakah tertinggal jauh dari sifat “mandiri”, baik secara individu maupun kelompok. Mengoptimalkan sumber daya manusia bukan hal yang mudah, tetapi bukan berarti tidak bisa.
Bangsa ini harus bangkit. Harus mulai bergerak dan berakselerasi untuk mengejar kemandirian. Dalam hal ini bisa dimulai dari mengoptimalkan sumber daya manusia yang mendasar, yaitu berpikir. Kemampuan berpikir manusia merupakan suatu sumber daya yang sangat penting untuk langkah awal menuju kemandirian, karena berfikir merupakan landasan utama bagi kebudayaan. Tahukah anda, menulis dan membaca adalah proses untuk melatih kemampuan berpikir anda. Apa yang anda baca akan menjadi informasi dasar untuk modal berpikir. Tulisan adalah hasil pemikirannya. So, perbanyaklah membaca dan menulis kalau ingin bangsa ini menjadi kaya. (risky ade maisal)
Sumber daya alam Indonesia yang tidak diolah dengan baik oleh manusia hanya akan menimbulkan masalah baru. Berapa banyak kerugian negara akibat kurangnya ilmu dalam mengolah sumber daya alam tersebut. Kerusakan hutan, polusi, sampai bencana alam adalah dari perbuatan manusia. "Saya sedih melihat 60 juta hektar hutan alam Indonesia tidak dikelola secara baik, sehingga banyak yang rusak," kata H. Probosutedjo, seorang pengusaha nasional, di harian Antaranews 7 Agustus 2007.
Percuma. Itulah kata yang keluar apabila pemerintah tidak segera mengambil langkah yang tepat, sementara itu hasil bumi Indonesia terus bertambah banyak. Memang iya ini akan menjadi daya tarik bagi manusia dari negara lain yang lebih berkompeten untuk mengolahnya, sehingga meraka meraih keuntungan. Tetapi ini membuat penduduk Indonesia menjadi semakin miskin karena hanya bisa memakai tanpa bisa memproduksi sendiri.
Kesalahan tidak serta merta ada pada pemerintah. Masing-masing elemen dari bangsa ini perlu mengoreksi diri. Sudah sejauh manakah tertinggal jauh dari sifat “mandiri”, baik secara individu maupun kelompok. Mengoptimalkan sumber daya manusia bukan hal yang mudah, tetapi bukan berarti tidak bisa.
Bangsa ini harus bangkit. Harus mulai bergerak dan berakselerasi untuk mengejar kemandirian. Dalam hal ini bisa dimulai dari mengoptimalkan sumber daya manusia yang mendasar, yaitu berpikir. Kemampuan berpikir manusia merupakan suatu sumber daya yang sangat penting untuk langkah awal menuju kemandirian, karena berfikir merupakan landasan utama bagi kebudayaan. Tahukah anda, menulis dan membaca adalah proses untuk melatih kemampuan berpikir anda. Apa yang anda baca akan menjadi informasi dasar untuk modal berpikir. Tulisan adalah hasil pemikirannya. So, perbanyaklah membaca dan menulis kalau ingin bangsa ini menjadi kaya. (risky ade maisal)
No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA, MOTIVASI BAGI SAYA...!