Saturday, December 18, 2010

Sunatan Masal, Selalu Ada Sarung

Ujian semester baru saja selesai. Liburan menanti di depan mata. Mungkin untuk teman sebaya kami ada yang berencana  berlibur ke luar kota, kampung halaman, ke mal, ke tempat wisata atau di rumah aja bersama keluarga dan sanak famili. Ada banyak pilihan untuk menghabiskan liburan semester ganjil ini. Tapi berbeda dengan kami berdua dan teman-teman kami yang datang jam  7 di tempat berlangsungnya acara sunatan masal ini. Liburan semester tahun ini kami gunakan untuk mengikuti acara sunatan masal ini. Sunatan Masal yang diadakan oleh perusahaan minyak di Riau ini dikuti 300 orang anak termasuk kami.

Sunat adalah agenda wajib bagi setiap muslim laki-laki dalam hidupnya. Kalau 
sudah disunat itu berarti si anak akan menuju baligh. Dua anak di atas sekarag duduk di bangku sd kelas 6. Penuturan dari ibu mereka, memang acara beginian tiap tahun diadakan. Kebetulan anak-anaknya sudah mulai besar ya mereka diikutkan kegiatan ini. Menimbang juga kalau harus sunat dengan biaya pribadi, untuk dua orang anak laki-lakinya, cukup memberatkan ekonomi keluarga, begitu pikirku.

Saya bertanya kepada anak tersebut, "sakit dek..? :) ", tak ada jawaban, mungkin masih trauma dengan peristiwa waktu di ruangan eksekusi tadi. :D. Ciri khas orang setelah sunat yang bisa mengingatkan waktu saya sunat dulu adalah, sarungnya. Pulang dengan ikatan sarung di leher, lalu tangan kanan menaikkan sarung sedikit. Sarung memang multi fungsi. Yaa.. mudah-mudahan mereka cepat sembuh, dan mereka juga bisa menikmati masa-masa sisa liburannya. 
(risky ade maisal)

No comments:

Post a Comment

KOMENTAR ANDA, MOTIVASI BAGI SAYA...!