Friday, May 28, 2010

mimpi ku..



LASKAR PELANGI

Mimpi adalah kunci
Untuk kita menaklukkan dunia
Berlarilah tanpa lelah
Sampai engkau meraihnya

Laskar pelangi
Takkan terikat waktu
Bebaskan mimpimu di angkasa
Warnai bintang di jiwa

Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada yang kuasa
Cinta kita di dunia

Selamanya...

Cinta kepada hidup
Memberikan senyuman abadi
Walau hidup kadang tak adil
Tapi cinta lengkapi kita

Laskar pelangi
Takkan terikat waktu
Jangan berhenti mewarnai
Jutaan mimpi di bumi

Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada yang kuasa
Cinta kita di dunia

Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersukurlah pada yang kuasa
Cinta kita di dunia

Selamanya...

Selamanya...

Laskar pelangi
Takkan terikat waktu...




Lagu itu membuat aku ingin banyak bermimpi ( bukan mimpi dalam tidur). Karna mimpi itu adalah kunci (bukan kunci rumah, motor, dsb). Semakin banyak mimpi berarti semakin banyak kunci yang bisa aku dapatkan untuk menggapai impian (impian yang akan menjadi kenyataan). Dengan berusaha dan berdoa pada yang Kuasa, kunci-kunci itu akan aku gunakan untuk membuka pintu-pintu kesuksesan, tentunya kesuksesan dunia dan akhirat. InsyaAllah..
Sekarang (saat aku tulis tulisan ini 28/5) , umur sudah 18 tahun 26 hari, baru saja menyelesaikan pendidikan SMA di SMAN 1 Siak. Dulu waktu kelas XI aku pernah membuat mimpi-mimpi atau target yang ingin dicapai sampai aku tamat SMA. Ada 4 mimpi. 2 diantaranya sudah tidak mungkin lagi aku dapatkan, tapi itu bukan berarti kegagalan atau kiamat bagi ku.
2 mimpi itu adalah :
1. Dapat beasiswa dari Pemda Siak untuk lanjut ke PTN Favorit di Indonesia. 
2. Lulus SMA dengan nilai UN 90-100 untuk semua pelajaran.

Entah apa yang salah hingga aku tidak bisa mendapatkan 2 mimpi itu. Tunggu, pasti kesalahan yang ada pada diri ku sendiri. Mungkin usaha dan doa ku yang masih kurang. Atau ada ketidakikhlasan dalam menjalankannya. Bisa saja (kata Ustadz Mansur), itu adalah akumulasi balasan dosa-dosa yang telah aku lakukan. (Astagfirullahala'dzim..). Aku akui, persiapan untuk seleksi merebutkan Beasiswa Pemda itu aku berdoa, tapi aku sedikit usaha dan  belajar tidak maksimal. Jadinya waktu test di SD 001, aku mengharapkan  ada teman yang memberi jawaban soal-soal Kimia (aku sedikit kurang berbakat dalam pelajaran ini). Padahal kita hanya boleh berharap pada Allah Swt.. lagi-lagi aku berbuat dosa (Astagfirullahal'adzim).. Tapi aku tetap berusaha ikhlas menerima semuanya, ikhlas, ikhlas, ikhlas karna Allah. Aku berprasangka baik aja dengan Allah. Allah ada rencana lain, rencana yang lebih baik untuk ku.
Subhanallah,,, sekarang aku diterima di sebuah Politeknik yang tak jauh dari minas (Kab. Siak). Sebelum itu aku dapatkan, aku juga mendapatkan beasiswa dari PT.CPI (Dharmasiswa Chevron Riau), aku ucapkan terima kasih buat PT.CPI. Ini cukup untuk membantu biaya pendidikan ku. Ini adalah amanah yang Allah beri untuk ku. Aku harus berusaha sekuat tenaga menjaga amanah ini. InsyaAllah..(mohon doa restu..). Ini adalah jawaban dari Allah  Swt atas apa yang aku harapkan pada Nya. Harapan mendapatkan apa yang terbaik buat diriku.

Walaupun mimpi untuk mendapatkan nilai 90-100 untuk semua nilai UN tidak bisa jadi kenyataan. Aku tetap bersyukur, karena nilai UN ku sudah cukup memuaskan. Aku ikhlas menerimanya.... Walaupun aku tidak bisa dapat nilai sesuai mimpi, minimal aku pernah memimpikannya. Daripada tidak sama sekali. Alhamdulillah...




Benar kan? Walaupun 2 mimpi itu tidak bisa jadi kenyataan. Alhamdulillah Allah masih saja memberikan nikmat-Nya, memberikan yang terbaik, memberikan sesuai dengan apa yang sebenarnya yang pantas untuk diri ku. Tentunya harapan yang terbaik buat diriku, keluargaku, sahabat, dan karib kerabatku.

Sekarang, masih ada lagi 2 mimpi yang belum tercapai. Mudah-mudahan mimpi ini bisa lebih baik dari mimpi sebelumnya.
Usahaku, aku akan sekuat tenaga berjuang untuk meraih mimpi ini. Ini baru mimpi jangka pendek. Limitnya udah dekat. Jadi, usaha maksimal akan aku lakukan. Tulisan ini adalah usahaku untuk kembali men-sugestikan diriku untuk lebih giat, tekun, dan disiplin lagi untuk meraih mimpi.


Doaku, ya Allah..aku ikhlas pada semua keputusanMu..aku yakin Engkau lebih tahu apa yang terbaik untuk diri ku. Ya,,Allah.. izinkan aku untuk menunjukkan usaha dan keseriusanku untuk menggapai apa yang aku inginkan, maka dari itu berilah aku kekuatan untuk berusaha menikmati proses, bukan hasil. Tiada daya upaya melainkan dari Mu. 

Tulisan ini adalah gambaran kecil mimpi-mimpiku. Aku ingin terus bermimpi dan berharap pada Allah Swt mendapatkan yang terbaik. Aku ingin membahagiakan ayah dan ibu. Aku ingin berangkatkan ayah dan ibu ke Mekkah untuk menunaikan rukun islam yang ke5 itu. aku ingin ....
aku ingin...
aku ingin...
aku ingin...
aku ingin..
aku ingin...
aku ingin menggapai ridho Allahu ya Rabbi..


Haah...inilah mimpi risky ade maisal..









4 comments:

KOMENTAR ANDA, MOTIVASI BAGI SAYA...!