Kenapa begitu? Yahhh,,
Begitulah kenyataannya, itu sudah dianggap hal yang lumrah bagi segelintir orang. Dewasa ini, segala sesuatu yang akan diseleksi atau dicari untuk menempati posisi, mendapatkan bagian, atau kompetisi dari sebuah institusi, yang dijadikan standar penilaian bukan hasil real (Penilaian Fair) semata, melainkan ada hal-hal lain yang dianggap wajar untuk menjadi pertimbangan, yaitu hubungan kekerabatan / relasi. (Ayahnya, Omnya, Tantenya, Kakaknya, Abangnya, Teman akrab ayahnya, Teman kerja Mamanya, Kenalan,dsb).
Entah apa latar belakang tindakan yang rendahan itu mereka lakukan. Dengan mudah, tidak berfikir panjang, tidak pusing-pusing, cukup hubungi orang ini mereka bisa menang, bisa lolos seleksi, bisa dapat yang diinginkan. Padahal, secara tidak langsung mereka telah merusak atau memaksakan hal yang tak layak menang di dalam suatu sistem kehidupan ini. Pahitnya akan terasa dikemudian hari. Pasti ada seleksi alam.
Bagaimana dengan mereka yang berprestasi namun langkahnya dihambat oleh orang-orang berkepentingan?
Ya sesuai judul, mereka malang! Tapi malang yang berujung MENANG.
Calon-calon pemenang pasti akan sanggup melewati rintangan ini, rintangan yang sudah mendarah daging pada kehidupan seorang pecundang. Pemenang akan semakin semangat, akan semakin berusaha keras. Sementara pecundang akan merasa dirinya menang, padahal menang untuk malang. Hahahahahahahaha.......Kesimpulan yang bisa dipetik:
Jadilah manusia yang siap berkompetisi secara fair, harus berani menghadapinya, toh semenjak kita masih berbentuk sperma, kita juga sudah berkompetisi dengan sperma yang lain, untuk mencapai satu tujuan MENANG.


Yap.Itu namanya NEPOTISME...
ReplyDeleteYa khan??
Suatu sikap PECUNDANG..
jiahh...
ReplyDeletejustru dsini terlihat betapa pecundangnyan para genius or para berprestasi!!
yg hanya mementingkan diri sendiri!... Lihat Selengkapnya
kt memang harus fair dalam berkompetisi, tapi hanya pintar dan genius saja tidak cukup, coz manusia ga hidup sendirian d dunia ini, dan takdirnya emg gitu jadi jangan samakan manusia dgn sperma!